Selasa, 04 Juni 2024

Subnetting IPv4 metode Classless Inter-Domain Routing (CIDR)

Oleh: M, Bayu Dewa S.    (promarker 38)


 A. Supnetting


Menurut sutiono (2024) Subnetting adalah proses pembagian jaringan besar menjadi jaringan-jaringan yang lebih kecil yang disebut subnet.

Menurut Kabar Harian (2022) Subnetting adalah teknik yang digunakan untuk memecahkan jaringan menjadi beberapa subjaringan yang lebih kecil.

sehingga dapat disimpulkan Supnetting adalah sebuah teknik yang di gunakan untuk membagi atau memecah jaringan menjadi lebih kecil.


B.IPv4


Menurut Faradilla A (2024) Internet Protocol version 4 atau IPv4 adalah versi pertama IP address yang paling banyak digunakan. Versi ini mengutamakan alur pengiriman data yang paling memungkinkan, tapi tidak menjamin kualitas pengiriman data atau layanan.

Menurut Siva Nurikhsa (2019) Ipv4 adalah kependekan dari internet protocol version 4 yang terdiri atas 32 bit.

Sehigga dapat disimpukan IPv4 adalah versi pertama IP address dan yang paling banyak digunakan yang terdiri dari 32 Bit.

Classless Inter-Domain Routing (CIDR)

Menurut Lubus Learn (2015)Classless Inter-Domain Routing (CIDR) adalah sebuah cara alternatif untuk mengklasifikasikan alamat-alamat IP berbeda dengan sistem klasifikasi ke dalam kelas A, kelas B, kelas C, kelas D, dan kelas E. Disebut juga sebagai supernetting.

Menurut Bona Poasgit (2021) CIDR (Classless Inter Domain Routing) adalah suatu jenis pembagian IP address alternative yang menghindari cara pembagian IP address tradisional mengunakan klas A, B dan C.

Sehingga dapat disimpukan CIDR adalah jenis pembagian IP, yang menghindari cara pembagian IP kuno atau lama mengunakan kelas A, B, dan C.
 
Jaringan tanpa kelas berarti kita tidak lagi menggunakan jaringan kelas A, B atau C tetapi bebas menggunakan subnet mask apa pun yang kita suka.

Selain itu, daripada menuliskan subnet mask seperti 255.255.255.0 kita sering menggunakan notasi “bit” seperti /24. Ini mewakili jumlah bit yang digunakan untuk subnet mask.

Misalnya: 192.168.1.0 dengan subnet mask 255.255.255.0 sama dengan 192.168.1.0 /24. 172.16.0.0 dengan subnet mask 255.255.0.0 sama dengan 172.16.0.0 /16. 10.0.0.0 dengan subnet mask 255.0.0.0 sama dengan 10.0.0.0 /8.


DAFTAR PUSTAKA


sutiono. 2024. Subnetting: Pengertian, Fungsi, Klasifikasi dan Contoh. Subnetting: Pengertian, Fungsi, Klasifikasi dan Contoh - DosenIT.com diakses pada tanggal 4 juni 2024 pukul 13:33 WIB

Harian, Kabar. 2022. Subnetting: Pengertian, Contoh, Tujuan, dan Fungsinya. https://kumparan.com/kabar-harian/subnetting-pengertian-contoh-tujuan-dan-fungsinya-1xbYgI0bHhl diakses pada tanggal 4 juni 2024 pukul 13:55 WIB

A, Faradilla. 2024. perbedaan IPv4 dan IPv6 serta fungsi dancontoh. https://www.hostinger.co.id/tutorial/perbedaan-ipv4-dan-ipv6 diakses pada tanggal 4 juni 2024 pukul 14:35 WIB

Nurikhsa, Siva. 2019. perbedaan IPv4 dan IPv6. √ Perbedaan IPV4 dan IPV6: Pengertian & Kelebihannya [Lengkap] (kuotabro.com) diakses pada tanggal 4 juni 2024 pukul 15:29 WIB

Learn, Lubus. 2015. pengertian CIDR VLSM. https:/ /asmaruddinlubis2.blogspot.com/2015/11/pengertian-cidr-dan-vlsm.html diakses pada tanggal 4 juni 2024 pukul 15:46 WIB

Poasgit, Bona. 2021. Pengertian CIDR (Classless Inter-Domain Routing). Pengertian CIDR (Classless Inter-Domain Routing) - Student Terpelajar - Media Pembelajaran dan Informasi  diakses pada tanggal 4 juni 2024 pukul 16:26 WIB

ReneMolenaar. 2024. Classless InterDomain Routing (CIDR). Classless InterDomain Routing (CIDR) (networklessons.com) diakses pada tanggal 4 juni 2024 pukul 18:47 WIB





#Atswa #AtswaIndonesia #PromakerAtswa #Promaker38

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cerita pendek yang ada di fikiran saya

  Oleh: M.Bayu Dewa S. Disini karakter uamanya akan saya sambil biar mudah juga penceritaanya, moho maaf jika ada kesalahan dari saya ini me...