Kamis, 13 Juni 2024

Subnetting IPv4 metode Variable Length Subnet Mask (VLSM)

 Oleh: M, Bayu Dewa S.    (promarker 38)



 A. Supnetting

Menurut Rini Rahmawati (2024) Subnetting adalah proses pembagian jaringan besar menjadi jaringan-jaringan yang lebih kecil yang disebut subnet.

Menurut Kabar Harian (2022) Subnetting adalah teknik yang digunakan untuk memecahkan jaringan menjadi beberapa subjaringan yang lebih kecil.

sehingga dapat disimpulkan Supnetting adalah sebuah teknik yang di gunakan untuk membagi atau memecah jaringan menjadi lebih kecil.

B.IPv4

Menurut Faradilla A (2024) Internet Protocol version 4 atau IPv4 adalah versi pertama IP address yang paling banyak digunakan. Versi ini mengutamakan alur pengiriman data yang paling memungkinkan, tapi tidak menjamin kualitas pengiriman data atau layanan.


Menurut Siva Nurikhsa (2019) Ipv4 adalah kependekan dari internet protocol version 4 yang terdiri atas 32 bit.

Sehigga dapat disimpukan IPv4 adalah versi pertama IP address dan yang paling banyak digunakan yang terdiri dari 32 Bit.

Variable Length Subnet Mask (VLSM)

Menurut Dedy Priyanto (2020) VLSM merupakan pengembangan dari teknik subnetting, dimana semuanya itu merupakan langkah atau cara yang ditempuh agar IPv4 tetap bisa digunakan.

Menurut Fathurhoho (2020) VLSM atau variable length subnet mask adalah jenis perhitungan subnetting dimana panjang subnet mask yang kita berikan akan disesuikan dengan banyaknya jumlah host di setiap subnet tersebut.

Sehingga dapat disimpulkan VLSM adalah taknik supneting, di mana bertujuan menaggulangi mesalah IPv4 seperti tidak bisa lagi meberi alamat IP, VLSM bertujuan agar IPv4 tetep dapat digunakan dengan normal.

1. Teknik Subnetting dengan FLSM (Fixed Length Subnet Mask)

1.Urutkan kebutuhan host dari yang terbesar hingga yang terkecil.
2.Sesuaikan blok dan subnetmask yang akan digunakan dengan kebutuhan host.
3.Lakukan penambahan blok disetiap pergantian subnet.
Buat network address, range address (1st Host-Last Host) dan broadcast address.

Dari ip space 192.168.10.0/24, berarti kita punya 254 lebar host yang bisa dihitung-hitung (dialokasikan). Nah kalau FLSM, lebar setiap subnet yang kita buat nanti, sama semua.

Disana kan cuma ada 3 network. 

Dari 192.168.10.0/24 dibagi menjadi 3 network, kita bisa pakai:

/26 untuk setiap subnet (workstation LAN, point-to-point, server LAN), sama semua. Lebar host dari /26 adalah 64, dengan 62 valid host. Ya kan?

/24 akan habis jika dipakai 4x /26. Sedang kebutuhan network kita cuma 3, berarti ada satu block /26 yang tersisa, bisa digunakan juga untuk spare.

Setelah tau IP masing-masing sekarang mengurutkan Divisi dari IP paling banyak hingga terkecil.

Contoh: Divisi akutansi Membutuhkan 30 IP maka akan mengunakan/27 dengan ketersediaan IP 30.

Berikut nya: Tuliskan nama Divisi, Kebutuhan IP, Ketersediaan IP, IP awal disertai CIDR nya, Broadcast, Subnet Mask, gunakan dalam bentuk tabel supaya lebih mudah.

Pertama kita buat kita buat untuk divisi pertama dulu sebagai berikut:




Sebuah perusahaan memiliki 5 devisi dan memiliki kebutuhan IP yag berbeda pula.

1.devisi akutansi membutuhkan 30 IP
2.devisi manager membutuhkan 25 IP
3.devisi staf membuthkan 20 IP
4.devisi pemasaran membutuhkan 14 IP
5.devisi umum membutuhkan 10 IP
6.devisi bos membutuhkan 5 
 
tentukan network masing masing divisi di atas mengunakan IP utama yaitu 192.168.21./26

Selanjutnya lanjut ke divisi selanjutnya namun IP Address yang digunakan lanjutan Broadcast divisi sebelumnya, lakukan hal yang sama divisi selanjutnya sebagai berikut:





Perbedaan VLSM dan FLSM:

Sebenarnya VLSM dan FLSM memiliki fungsi yang sama tetapi memiliki tingkat ke efisien yang berbeda.

FLSM, supnet dibagi menjadi bagian yang sama ukurannya, yang sehingga dapat mengurangi keefisienan dengan terjadi pemborosan IP yang cukup banyak.

VLSM, supnet dibagi menjadi bagian yang berbeda beda yang dapat di sesuaikan dengan kebutuhan.

VLSM bisanya di gunakan pada jaringan yang besar dan kompleks


DAFTAR PUSTAKA


Harian, Kabar. 2022. Supneting: Pengertia, contoh, tujuan, dan fungsinya. https://kumparan.com/kabar-harian/subnetting-pengertian -contoh-tujuan-dan-fungsinya-1xbYgI0bHhl diakses pada tanggal 13 juni 2024 pukul 16:15 WIB

A, Faradilla. perbedaan IPv4 dan IPv6 serta fungsi dan contohnya. IPv4 vs IPv6: Pengertian, Perbandingan, dan Contohnya (hostinger.co.id) diakses pada tanggal 13 juni 2024 pukul 16:45 WIB

Nurikhsa, Siva. 2019. perbedaan IPv4 dan IPv6. https://kuotabro.com/perbedaan-ipv4-dan-ipv6/ diakses pada tanggal 13 juni 2024 pukul 16:45 WIB

Priynto, Dedy. Pennertian subnetting VLSM (variabel length subnet masks). https:/ /www.techpedia04. my.id/2020/12/pengertian-subnetting-VLSM.html diakses pada tanggal 13 juni 2024 pukul 17:22 WIB

Fathurhoho. 2020. VLSM atau Variable Length Subnet Mask. https://ngonfig.net/vlsm.html diakses pada tanggal 13 juni 2024 pukul 17:22 WIB

Fathurhoho. 2020. VLSM atau Variable Length Subnet Mask. https://ngonfig.net/vlsm.html diakses pada tanggal 13 juni 2024 pukul 17:42 WIB







#Atswa #AtswaIndonesia #PromakerAtswa #Promaker38

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Cerita pendek yang ada di fikiran saya

  Oleh: M.Bayu Dewa S. Disini karakter uamanya akan saya sambil biar mudah juga penceritaanya, moho maaf jika ada kesalahan dari saya ini me...